Rabu, 20 April 2011

Pikirkan dan Pertimbangkan

Hiburan memang menunjang kehidupan kita, di masa modern kini, hiburan banyak berbagai jenisnya. Baik melalui media elektronik atau non elektronik. Mungkin, pembaca sudah mengetahui macam macamnya.
Dan, yang paling "terjangkau" adalah dengan menonton televisi. Hampir seluruh lapisan masyarakat mempunyai televisi di rumahnya.
Tetapi, tidak semua tayangan di media televisi mendidik. Ada beberapa, mungkin banyak tayangan televisi yang tidak baik untuk menjadi tontonan masyarakat terutama remaja.
Contoh, seperti acara sinetron yang kini banyak mengisi jam tayang televisi. bukan maksud untuk mengGENERALISASIkan bahwa semua sinteron tidak baik. Tetapi, mungkin bagi kalian yang membuka mata hati dan logika, akan mengetahui acara sinteron apa saja yang tidak baik bagi perkembangan remaja Indonesia.
Menurut pendapat saya, ciri - ciri sinetron yang tidak baik itu adalah :
1. Kisah percintaan yang terlalu di umbar - umbar yang tidak cocok dengan kultur negara Indonesia yang ketimuran. Apalagi dengan melibatkan ketimpangan sosial yang sudah umum ditemui dalam berbagai sinetron. Apa ada yang lebih variatif lagi?? Apalagi, kini banyak sekali acara sinetron yang memplagiat acara luar negeri. Mau dibawa ke mana kehormatan kita sebagai bangsa yang besar??!
2. Jika backgroundnya sekolah, maka yang sering ditemui adalah, rok untuk wanita terlalu pendek, menggunakan make up dan aksesoris yang berlebihan. Untuk laki - laki adalah, rambut gondrong, kemeja dikeluarkan dan kecil. Ini yang paling MIRIS dan MENYAKITKAN! Sepengatahuan saya sebagai siswa yang sudah belasan tahun menimba ilmu, sangat jarang ditemui hal seperti ini. Berpenampilan tidak selayaknya sebagai siswa biasa adalah tindakan INDISIPLINER!
3. Berlomba - lomba untuk memamerkan kekayaan. Bangga punya kekayaan? Bangga pamer barang mewah? Pikirkan lagi! Ini merupakan contoh yang tidak baik. Jika penonton sudah terpengaruh oleh itu, maka mereka akan berusaha mendapatkan barang yang dipunyai si aktor dalam sinetron. Barang apa itu? Kalian pasti tahu! Masih dihargai jika mereka membeli barang dengan jerih payah sendiri. Kalau mengemis ngemis pada orangtua? Kurang ajar! Itu sama saja tidak mensyukuri apa yang telah orangtua mereka berikan.
Lihatlah kebawah, masih banyak masyarakat yang kurang mampu. Daripada menghamburkan uang untuk sekedar PAMER atau apaun, lebih baik digunakan untuk membantu mereka. Bersyukurlah, kita dapat makan dan minum setiap hari, mendapat tempat tinggal layak, dan dapat bersekolah.Tapi lihatlah mereka yang tidak beruntung seperti kita!!
4. Vandalisme. Balapan liar di malam minggu, mencoret - coret bangku. Agar eksistensi mereka tetap dikenal seluruh warga sekolah. What the hell?! Menjijikan...
Tidak PERNAH ditemui hal seperti itu di real life kita, kecuali untuk nomor 4. Dan hal tersebut mungkin akan terjadi apabila remaja menirukan hal itu. Apa jadinya bila negara ini mempunyai calon generasi penerus yang berpaham hedonisme?! Negara ini akan hancur!! Jadi, pikirkan lagi apabila menonton suatu acara seperti sinetron, kita harus pandai pandai mengetahui pengaruh apa yang positif dan pengaruh apa yang negatif.
Penulis bukan melarang siapapun untuk menonton acara acara semacam itu, tepai hendaklah pikirkan lagi, dampak yang akan terjadi. Dan untuk pihak pihak yang bertanggung jawab membuat acara seperti ini...
PIKIRKAN NASIB MASA DEPAN BANGSA INI. JANGAN HANYA MEMIKIRKAN KEUNTUNGAN DARI RATING ACARA YANG KALIAN BUAT!! Kenapa dalam otak kalian hanya memikirkan uang.. uang dan uang?! Kalian tega melihat negeri ini kacau akibat hedonisme dan kapitalisme? Sedangkan kalian dengan santai meraup keuntungan dari acara tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar