Minggu, 15 Januari 2012

The Daydreamer

Kupandangi bangku - bangku kosong di kelas ini, lalu aku berjalan melewatinya. Aku terhenti pada satu bangku, kuseka debu di bangku itu dengan tanganku. Bangku itu adalah bangku milik seorang murid kesayanganku, dia begitu pintar dan aku tertegun dengan kepintarannya.
Mengingatnya membuatku menitikkan air mata, kadang aku menyesal...
Kesedihan saat mengingatnya membuatku tidak dapat mengungkapkan apapun....
Dahulu...
dahulu sekali...
Aku sangat senang dan lega saat melihatnya begitu semangat mengikuti tes masuk ke sebuah perguruan tinggi, cita - citanya begitu luhur, dia ingin menjadi dokter...
Aku rasa, aku tidak perlu membantunya terlalu banyak...
Namun......
Awan begitu gelap, langit begitu mendung. Semendung hatinya yang telah gagal. Aku tidak percaya dia telah gagal mengikuti tes itu, padahal aku sangat percaya dia akan berhasil...
Bertahun - tahun kemudian dia datang, datang dengan penampilan aneh...
Dia datang bak seorang santri dari sebuah pesantren yang jauh. Sontak dia menjadi perhatian orang - orang yang berada di sekolah saat itu...
Dia mencariku, dan aku terkejut...
Dia menyapaku dan dia bilang telah bekerja di sebuah badan kesehatan.
Astaga....
begitu menyayat hati, aku tak sampai hati untuk berkata yang sejujurnya padanya.
Dia frustasi berat karena kegagalan di masa lampau...
Tetapi, aku harus mengatakannya..
"Nak, kau bukanlah seorang dokter. Terimalah kenyataan ini, dan jadilah diri sendiri..."
Dia pun pergi meninggalkanku dengan perasaan kecewa, kecewa karena itu semua hanyalah MIMPI...
Dan akupun dihantui penyesalan, kenapa aku tidak bisa menolongnya???
Sebuah kisah nyata tentang seseorang yang sangat berambisi akan cita - citanya..
namun tak pernah dapat diraihnya, hingga membuatkan frustasi berat..
Bermimpi adalah hak setiap manusia...
Bermimpi adalah awal yang baik dari sebuah keinginan...
Bermimpi adalah motivator yang baik untuk meraih impian..
Tetapi, bermimpi adalah sebuah bumerang yang dapat membawa manusia dalam kehancuran.
Bermimpilah, tapi saat mimpi itu tak sampai, terimalah...
"Segeralah bangun dari mimpimu, saat kau dapati mimpimu tak terwujud.."

Jumat, 13 Januari 2012

Tokoh fiksi buatan Gue!! :)

1. Gary Clark
Biodata singkat
Full name : Gareth Ryan Clark
DoB : 23/09/89
PoB : Liverpool, United Kingdom

Gue nyiptain karakter Gary ini pada saat kelas VII SMP. Saat itu gue sangat tergila gila pada Liverpool FC. Karakter Gary ini digambarkan sebagai pemuda cerdas yang suka mengikuti olimpiade fisika tapi berpenampilan "slengean". Dia adalah seorang pendukung Liverpool FC yang sangat loyal dan die hard.
Dalam beberapa football fanfict buatan gue, dia selalu tampil sebagai tokoh yang membantu dalam penyelesaian masalah, tetapi pernah juga digambarkan sebagai troublemaker.Oh ya, kalau di real life perawakannya gue gambarkan mirip Alex Trimble "Two Door Cinema Club" :D



2. Dwyn  Finnan
 Full name : Dwyn Elizabeth Mary Finnan
 DoB : 30/06/1987
 PoB : Dublin, Republic of Ireland

Haha...Tokoh fiksi yang satu ini emang barengan gue bikin ama Gary Clark, dia adalah rival abadi Gary dalam olimpiade fisika. Kalau mereka bertemu pasti yang dibahas adalah fisika..fisika..fisika dan fisika. Gue sendiri paling alergi ama fisika..huekkss. Whateverlah mo sebagian orang bilang fisika itu asyik, bagi gue fisika itu musibah
Oh ya...Dwyn gue gambarkan sebagai gadis cantik yang JUGA cerdas. Tapi kekurangannya, dia agak sedikit kekanak - kanakan dan sensitif. Dalam beberapa fanfic gue, dia jadi rebutan Cesc Fabregas ama Stewart Downing. Pada tau kan mereka itu siapa... wkwkwkwkwk.
Asyik bener deh kalo udah ngulik cerita cinta segitiga mereka, kadang gue ampe lupa waktu saking asyiknya bikin fanfic tentang mereka.
Dan di real life, gue interpretasikan Dwyn itu adalah Taylor Swift.. :)


Nah...
Itulah dua orang tokoh fiksi buatan gue. Mungkin di dunia yang sebenarnya kita gak akan mungkin menemukan orang yang SEMPURNA, karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan semata.Tapi di fanfic? Semua bisa kita buat sesuai dengan keinginan kita.
Kayak maen Football Manager, pemain yang berharga mahal pasti sebanding dengan harganya. Tapi kalo dalam kenyataan kan bisa berbeda. Lohh?? Kok gue jadi ngomongin FM sih?? 

Sumber gambar : Mbah Google