Rabu, 26 Mei 2010

Benci tak Berujung

Mungkin…
Khilafku ini tak semudah untuk kau maafkan
Aku tak bisa untuk berbuat apapun
Menangis pun tak bisa menghapus semuanya
Aku sadar tentang semua itu.

Aku tak punya kuasa untuk melakukan apapun
Hanya ada kata ‘maaf’ yang bisa aku katakan
Dan itu tak ada gunanya bagimu
………………………………………
Ini adalah benci yang tak berujung
Aku memang bejat
Aku memang kurang ajar
Aku memang tidak tahu diri

Tetapi, Tuhan tak pernah menutup pintu maaf bagi manusia yang ingin bertobat dengan sepenuh hati
Apakah itu berlaku bagimu?
Tuhan saja yang setiap detik melihat khilafmu baik yang kecil dan besar sekalipun
Masih mau memberi maafNya pada manusia yang bertobat dengan sepenuh hati

Aku tak peduli…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar